Grand launching Heart & Vascular Center Mayapada Hospital Surabaya
SEKITARSURABAYA.COM, SURABAYA — Gangguan jantung dan pembuluh darah memiliki kompleksitas tinggi dan risiko serius yang membutuhkan perawatan cepat, tepat, dan menyeluruh.
Maka dari itu, Mayapada Hospital Surabaya (MHSB), unit rumah sakit di bawah naungan Mayapada Healthcare, menghadirkan Heart & Vascular Center sebagai layanan kardiovaskular terpadu yang kolaboratif, komprehensif, dan berstandar internasional di Surabaya.
Heart & Vascular Center menghadirkan standar baru layanan jantung dan pembuluh darah yang cepat, tepat, dan lengkap, dengan menggabungkan kekuatan kolaborasi aktif tim dokter multidisiplin dengan pendekatan layanan yang berpusat pada pasien (patient-centered care) didukung teknologi terkini.
President Director & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, mengungkapkan, pendekatan ini memastikan hasil klinis yang optimal dan keselamatan pasien yang maksimal, sekaligus menghadirkan pengalaman perawatan yang lebih personal, aman, dan nyaman.
“Heart & Vascular Center menegaskan langkah strategis Mayapada Healthcare dalam memperkuat ekosistem layanan jantung terintegrasi dan menghadirkan standar tinggi perawatan jantung di Indonesia,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Navin memastikan, Mayapada Healthcare senantiasa meningkatkan standar layanan kardiovaskular yang unggul dengan mengintegrasikan teknologi medis, keahlian klinis, kesiapan SDM, dan kolaborasi tim multidisiplin, sekaligus menjadikan Heart & Vascular Center sebagai acuan layanan jantung berstandar internasional di seluruh jaringan Mayapada Hospital.
Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando, BSc, M.D., FISQua menambahkan, penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan kerap hadir dengan kompleksitas tinggi.
“Mayapada Hospital Surabaya terus memperkuat standar perawatan jantung melalui Heart & Vascular Center dengan pendekatan holistik,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Heart & Vascular Center di Mayapada Hospital Surabaya menghadirkan layanan jantung dan kegawatdaruratan jantung yang komprehensif dengan fokus pada pembuluh darah, irama dan kelistrikan jantung, serta struktur dan katup jantung.
Layanan ini didukung teknologi medis terkini dan kolaborasi aktif tim multidisiplin untuk memastikan perencanaan perawatan yang tepat, aman, dan berbasis bukti klinis.
“Di sini, kami juga memiliki cardiac advisor yang mendampingi pasien dan keluarga secara menyeluruh sejak diagnosis, perencanaan terapi, tindakan, hingga pemulihan, untuk memastikan setiap keputusan medis dipahami dengan jelas, perawatan berjalan lancar, dan menjawab setiap keraguan pasien dengan cepat dan tepat,” kata dia.
Dokter Bona pun menegaskan komitmennya terhadap kecepatan respons, ketepatan klinis, dan koordinasi tim. Hal itu tercermin dari capaian Mayapada Hospital Surabaya sebagai juara utama code blue tingkat Jawa Timur.
“Tim kami menunjukkan kesiapan optimal dalam menangani berbagai simulasi kegawatdaruratan, termasuk kegawatdaruratan jantung,” ucapnya.
Pencapaian ini, kata dia, menegaskan kesiapan rumah sakit yang dipimpinnya dalam memberikan layanan jantung yang terintegrasi dan berstandar tinggi bagi masyarakat.
Heart & Vascular Center memiliki tiga pilar utama layanan. Yaitu advanced treatment yang menghadirkan layanan berbasis teknologi dan terapi jantung terkini.
Layanan ini mencakup layanan pembuluh darah (vaskular) secara minimal invasif, layanan gangguan irama jantung (aritmia), layanan kelainan struktur jantung (structural heart), seperti penyakit katup jantung dengan pendekatan terkini.
Kemudian emergency excellence, yang menghadirkan penanganan kegawatdaruratan jantung yang terintegrasi dengan respon cepat, tepat, memenuhi standar protokol internasional, didukung dokter spesialis dan subspesialis siaga 24 jam on-site, serta dilengkapi layanan preventif Chest Pain Unit untuk deteksi keluhan nyeri dada baik yang disebabkan oleh faktor jantung maupun non-jantung.
Ketiga, Team-Based Management yang memastikan setiap keputusan klinis dan rencana perawatan diambil melalui kolaborasi aktif tim multidisiplin terdiri dari dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, bedah jantung, anestesi jantung dan dokter subspesialis terkait, untuk mendukung hasil perawatan pasien yang optimal.
Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular di Heart & Vascular Center Mayapada Hospital Surabaya, Dr. dr. Yan Efrata Sembiring, Sp.B, Sp.BTKV(K) menyampaikan, penanganan penyakit jantung yang optimal memerlukan evaluasi klinis yang komprehensif, pemilihan terapi yang tepat berbasis teknologi medis, serta koordinasi tim multidisiplin dalam setiap pengambilan keputusan.
“Dengan layanan yang terintegrasi, setiap tindakan dapat disesuaikan secara lebih akurat dengan kondisi klinis pasien, sehingga keselamatan dan kesinambungan perawatan tetap menjadi prioritas utama,” kata dia.
Heart & Vascular Center di Mayapada Hospital Surabaya menerapkan kolaborasi klinis dengan adanya Cardiac Board yang melibatkan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, bedah toraks dan kardiovaskular, dokter anestesi kardiovaskular, hingga dokter spesialis jantung anak.
Pendekatan multidisiplin ini membantu dalam menentukan tindakan yang paling sesuai dengan kondisi klinis pasien, mulai dari Coronary Angiography (CAG), Percutaneous Coronary Intervention (PCI), termasuk Complex PCI, penanganan gangguan katup dan vaskular jantung, irama jantung, hingga terapi gagal jantung lanjut dengan dukungan alat bantu pompa jantung terkini Left Ventricular Assist Device (LVAD).
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Aritmia di Mayapada Hospital Surabaya, dr. Rerdin Julario, Sp.JP(K) Aritmia turut mengungkapkan pentingnya menerapkan standar tinggi dalam layanan perawatan jantung. Termasuk pada kasus aritmia.
“Gangguan irama jantung merupakan kondisi krusial yang memerlukan respons cepat, diagnosis akurat, dan terapi yang tepat. Penting bagi kami menerapkan pendekatan kolaboratif dengan dukungan fasilitas lengkap dan teknologi mutakhir untuk menghadirkan penanganan advanced sesuai standar internasional,” ujarnya.





