Pengunjung asik bermain di salah satu ruang yang dihadirkan B Play “The Joy Factory” di Ciputra World Surabaya, Level G – Immersive Space, Kamis (26/2/2026).
SEKITARSURABAYA.COM, SURABAYA — Industri kreatif Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan, khususnya pada sektor experiential entertainment dan instalasi interaktif. Menjawab tren tersebut, B Play menghadirkan “The Joy Factory”, sebuah immersive experience playground ramah keluarga yang berlangsung di Ciputra World Surabaya, Level G – Immersive Space, mulai 27 Februari hingga 31 Mei 2026.
Mengusung konsep family-friendly immersive play experience, B Play menawarkan delapan ruang instalasi interaktif yang menggabungkan seni, desain, dan teknologi dalam satu perjalanan naratif tentang kebahagiaan. Pengunjung dari berbagai usia diajak keluar dari rutinitas untuk kembali menemukan makna bermain melalui eksplorasi multi-sensori.
Co-Founder B Play, Christie Erin, mengatakan minat masyarakat terhadap pameran immersive dan ruang interaktif dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat, terutama di kota-kota besar.
“Sekarang orang tidak hanya mencari ruang yang cantik atau fotogenik, tetapi juga menghadirkan keterlibatan emosional dan pengalaman partisipatif. B Play ingin hadir sebagai ekosistem tersebut,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Delapan ruangan utama yang dirancang membentuk perjalanan tematik di antaranya adalah BEACON, lorong cahaya sebagai transisi awal yang membangun rasa penasaran.
Selanjutnya ada BOUNCE dan BOOP, ruang interaktif dengan respons cahaya dan gerak. Kemudian ada BUBBLE by Cleo, instalasi bernuansa nostalgia masa kecil dengan gelembung dan ayunan melingkar.
Ada juga ruang BLISS, hasil kolaborasi dengan studio desain Surabaya Sciencewerk, menghadirkan proyeksi visual kontemplatif. Setelah itu ada BUOY, berkolaborasi dengan ilustrator Jakarta Martcellia Liunic, menghadirkan dunia visual “cute and trippy” lengkap dengan ball pit berukuran besar.
Kemudian ada BORNE, ruang reflektif dengan objek melayang. Terakhir ada BEAM, terowongan LED 360 derajat bertema galaksi sebagai penutup perjalanan immersive.
Seluruh tata cahaya LED dalam instalasi ini bekerja sama dengan Duta Raya Makmur (DRM), sementara tata musik original digarap oleh komposer Wahyu Dwi Arifianto, yang dikenal berpengalaman dalam scoring series, performance shows, hingga video projection mapping.
Art Director B Play, Marcella Widjaja, menegaskan bahwa event ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku industri kreatif lokal.
“Melalui berbagai instalasi yang kami hadirkan, kami ingin mendorong perkembangan ekosistem kreatif sekaligus menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjung,” katanya.
Kehadiran B Play selama tiga bulan dinilai strategis karena bertepatan dengan momentum Ramadan, Idul Fitri, dan sejumlah hari besar nasional. Dengan lokasi yang berada di pusat kota, acara ini ditargetkan menjadi alternatif destinasi liburan keluarga di Surabaya.
General Manager Ciputra World Surabaya, Susi Angela Suherman, menyambut positif kehadiran B Play di area mal.
“Kami berharap event ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Pengunjung kini memiliki variasi kegiatan untuk menghabiskan waktu libur panjang di Ciputra World Surabaya,” ujarnya.
Untuk menikmati seluruh instalasi, pengunjung dikenakan tiket Rp57.500 (Senin–Jumat) dan Rp67.500 (Sabtu–Minggu). Tiket tersedia secara offline maupun online.
Sebagai penyelenggaraan perdana, B Play menargetkan diri berkembang menjadi salah satu destinasi immersive unggulan di Surabaya, sekaligus memperkuat peran sebagai platform kolaborasi kreatif.
Dengan perpaduan seni, teknologi, dan interaksi sosial, B Play – The Joy Factory menawarkan lebih dari sekadar ruang hiburan, tetapi pengalaman yang dapat dirasakan, dijelajahi, dan dibagikan bersama keluarga.





